Jeshita's personal journal of motherhood, fun-learning with the kid, homeschooling, muslim personal development, recipes, and other things she loves.

Tampilkan postingan dengan label kelas bayi bermain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kelas bayi bermain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

Sesi Kedelapan Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Perpisahan Dengan Rumah Dandelion

perpisahan-dengan-rumah-dandelion

Mengapa berpisah? Ada apa di dalam sesi terakhir bersama Rumah Dandelion? 


Sabtu lalu merupakan sesi kedelapan dari Kelas Bayi Bermain, yang merupakan kelas terakhir dari periode April/Juni 2016. Pertemuan kedelapan ini juga menjadi penutupan dari term yang dapat diikuti Si Teteh. Hal ini dikarenakan Si Teteh yang akan menginjak usia 2 tahun di Bulan Juni ini. Sehingga ia sudah tidak termasuk dalam kategori bayi yang bisa ikut serta dalam kegiatan bersama Rumah Dandelion lagi. Huhu, sedihnya.

Walaupun kemarin saya agak mellow, tetapi Si Teteh dan seluruh isi kelas sangat bersemangat menjalani rangkaian kegiatan terakhir mereka. Alhamdulillah, senang sekali melihat banyak perkembangan yang dilalui Si Teteh sejak awal ikut Kelas Bayi Bermain di bulan Oktober 2015 sampai dengan saat ini. Yuk, disimak selengkapnya keceriaan Si Teteh dan teman-teman dalam sesi terakhir kemarin.

Kamis, 02 Juni 2016

Sesi Ketujuh Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Field Trip Ke Scientia Square Park

rumah-dandelion-outing-kelas-spesial-bsd

Kelas spesial yang kami tunggu-tunggu. Ingin tahu aktivitas apa saja yang kami lakukan selama field trip di Scientia Square Park?


Untuk Kelas Kepik (18-24 bulan), setiap periode Tim Rumah Dandelion merancang satu sesi outing. Dalam sesi ini, seluruh peserta Kelas Kepik bertemu dan bermain bersama. Pada periode Januari/Maret 2016, kami menghadiri field trip pertama kami, yaitu bermain bola dengan Little Kickers. Dalam sesi tersebut, kelas Kepik dari Rimba Baca berjumpa dengan peserta kelas dari Bintaro.

Dalam term kali ini, Tim Rumah Dandelion mengajak kami untuk mengunjungi dan bermain di Scientia Square Park BSD. Kali ini Kelas Kepik dari Rimba Baca, Bintaro, dan Kalimalang bergabung. Kebayang kan ramai dan serunya field trip yang kami ikuti hari Minggu lalu. Silakan dibaca ulasan dari Kelas Spesial kemarin.

Kamis, 26 Mei 2016

Sesi Keenam Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Mengenal Habitat Hewan dan Memotong Buah

rumah-dandelion-potong-buah-sensori-proprioseptif

Bagaimana cara mengenalkan konsep habitat hewan kepada anak?


Tentu saja dengan cara yang mengasyikkan, sehingga anak tertarik untuk mempelajari konsepnya. Dalam kelas Bayi Bermain periode April/Juni 2016, binatang laut merupakan tema yang diangkat oleh Tim Rumah Dandelion. Dalam kesempatan lalu, kami diajak untuk mengenalkan habitat dari hewan laut dan darat.

Selain itu, adapula kegiatan yang mengasah indra penciuman dan pengecap, yaitu mencoba buah-buahan. Aktivitas ini dilakukan sambil melatih anak untuk memotong buah-buahannya sendiri. Diakhiri dengan sesi makan-makan. Mari dibaca keceriaan kami Sabtu lalu.

Minggu, 22 Mei 2016

Sesi Kelima Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Serunya Balon Tangkis Dan Peras Santan

rumah-dandelion-peras-santan

Apa saja manfaat dari permainan balon tangkis dan kegiatan memeras santan?


Ragam aktivitas yang nampak sederhana ini ternyata memiliki manfaat yang beragam. Keutamaannya adalah melatih kemampuan motorik kasar untuk balon tangkis. Sedangkan untuk kegiatan memeras santan kemampuan motorik halus yang diasah. Akan tetapi bukan hanya itu, ingin tahu lebih lanjut mengenai manfaat dan keseruan kami dalam Kelas Bayi Bermain minggu lalu? Mari disimak.

Kamis, 05 Mei 2016

Sesi Keempat Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Mengenal Aroma

rumah-dandelion-2016-motorik-halus

Tahukah teman-teman bahwa mengenalkan aroma merupakan salah satu kegiatan yang dapat menstimulasi otak anak?


Bayi mengenali orangtuanya dalam masa awal kehidupannya bukan melalui wajah, tetapi melalui aroma. Bayi pun dapat mengenali aroma air susu ibu. Aroma juga erat hubungannya dengan memori, karena seorang anak dapat mengasosiasikan aroma tertentu dengan sebuah ingatan yang berharga.

Oleh karena itu, merangsang indra penciuman dapat dijadikan salah satu cara untuk menstimulasi perkembangan otak anak. Kali ini salah satu kegiatan utama yang dihadirkan oleh Tim Rumah Dandelion adalah mengenalkan beberapa aroma dalam Kelas Bayi Bermain. Yuk, dibaca keseluruhan aktivitas sesi kemarin.

Kamis, 28 April 2016

Sesi Ketiga Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Serunya Melatih Indra Vestibular dan Proprioseptif

rumah-dandelion-motorik-halus-kasar

Seseru apa sih permainan yang dapat melatih indra vestibular dan proprioseptif?


Kelas Bayi Bermain hari Sabtu kemarin merupakan sesi yang sangat padat dengan beragam aktivitas yang bertujuan untuk melatih indra vestibular dan proprioseptif. Diantaranya pengulangan permainan spiderweb dan balok titian, serta lima jenis permainan yang dikhususkan untuk melatih indra vestibular dan proprioseptif.

Selain itu adapula kegiatan yang lebih santai tetapi tetap menyenangkan, yaitu melatih motorik halus dengan do-a-dot sticker. Ingin tahu lebih jauh mengenai pengasahan kedua indra tersebut dan apa itu aktivitas do-a-dot? Silakan dibaca keseruan kami dalam Kelas Bayi kemarin.

Kamis, 21 April 2016

Sesi Kedua Kelas Bayi Bermain 2016 (2): Spiderweb dan Balloon Painting


Tiba lagi saatnya bermain bersama Rumah Dandelion. Seperti apa pengalaman kelas main pertama periode ini?


Kelas Bayi Bermain periode kedua di tahun 2016 (April/Juni) telah dimulai. Ini merupakan term ketiga yang diikuti Si Teteh, juga yang terakhir. Selesai dari periode ini ia akan memasuki usia 2 tahun, batasan usia untuk mengikuti kelas. Ah, waktu cepat berlalu.

Si Teteh yang telah mengikuti kegiatan kelas selama 3 periode, tidak perlu lagi mengikuti skrining perkembangan pada sesi pertama. Dengan baiknya, Rumah Dandelion menggantikannya dengan konsultasi privat berhubungan dengan perkembangan Si Teteh. Oleh karena itu, ulasan term kali ini saya mulai langsung dari sesi kedua (kelas bermain pertama). Mari disimak keseruan yang kami alami dalam kelas baru.

Kamis, 17 Maret 2016

Sesi Kedelapan Kelas Bayi Bermain 2016: Tangkap Bebek Dalam Flubby Jelly


Sampai juga di pertemuan terakhir periode Januari/Maret 2016. Seperti apa kegiatannya?


Dalam sesi terakhir ini, kami melakukan tiga aktivitas utama. Diantaranya permainan pilah warna dengan garasi dari kardus, kegiatan craft membuat mobil-mobilan dari piring kertas, dan yang terakhir tetapi paling berkesan, main tangkap bebek di dalam flubby jelly. We love messy play. YAY!

Di penghujung acara, seluruh isi kelas melakukan foto bersama untuk kenang-kenangan. Lalu seperti periode sebelumnya, kami mendapatkan bingkisan dari Tim Rumah Dandelion. Ingin tahu apa kejutannya? Dibaca saja ya.

Jumat, 11 Maret 2016

Sesi Ketujuh Kelas Bayi Bermain 2016: Belajar Ekspresi Emosi

rumah-dandelion-mengenal-wajah-ekspresi

Mengenalkan ekspresi kepada anak, bagaimana caranya?


Dalam sesi ketujuh kemarin, ada satu permainan yang belum pernah kami jumpai sebelumnya selama mengikuti hampir dua periode bersama Rumah Dandelion. Kami pun belum pernah melakukannya di rumah. Kegiatan menarik tersebut yaitu mengenalkan wajah dan ekspresi kepada anak.

Satu minggu sebelum sesi kemarin, para orangtua diminta untuk mengirimkan tiga jenis foto dengan beberapa ekspresi. Diantaranya ekspresi senang, marah, dan sedih. Foto-foto ini yang digunakan dalam Kelas Bayi Bermain Sabtu lalu untuk melatih anak mengenali ekspresi wajah. Selain kegiatan ini, ada juga permainan-permainan menarik lainnya. Ayo disimak.

Kamis, 03 Maret 2016

Sesi Keenam Kelas Bayi Bermain 2016: Bermain Bola Dengan Little Kickers

kelas-spesial-rumah dandelion-little kickers

Dalam periode kali ini, Rumah Dandelion menghadirkan kelas spesial untuk peserta Kelas Kepik. Apa saja sih yang membuat sesi lalu menjadi begitu istimewa?


Sabtu lalu peserta Kelas Kepik dari Cilandak (Rimba Baca) dan Bintaro (Nujuh Bulan Studio) bergabung untuk bermain bola bersama di lapangan futsal Cilandak Town Square. Dalam kesempatan ini kami bertemu kembali dengan teman lama, Ao, yang merupakan teman dalam Kelas Kupu-Kupu Periode lalu. Kami pun senang dapat bergabung dan bermain bersama teman-teman baru dari Bintaro.

Serunya lagi, kelas kemarin dipimpin oleh tiga coach handal perwakilan dari Little Kickers BSD. Coach Tomtom yang memimpin jalannya permainan menggunakan bahasa Inggris, Coach Jaja dalam bahasa Indonesia, dan Coach Fitri yang menjaga lancarnya kelangsungan permainan. Kebayang betapa serunya kelas spesial kemarin? Lebih lengkapnya silakan dibaca.

Kamis, 25 Februari 2016

Sesi Kelima Kelas Bayi Bermain 2016: Serunya Mengasah Motorik Halus Dan Kasar


Melatih motorik halus dan kasar merupakan inti dari rangkaian kegiatan sesi lalu, cukup seimbang antara duduk-duduk manis dan bergerak bersama menghabiskan tenaga.


Selain menstimulasi kemampuan motorik halus dan kasar, tentu saja ada beberapa aspek perkembangan lainnya yang dilatih dalam kegiatan-kegiatan yang kami lakukan dalam kelas Sabtu lalu. Diantaranya koordinasi mata dan tangan, melatih konsentrasi, dan stimulasi kemampuan kognitif.

Tema transportasi juga masih menjadi bagian dari beberapa aktivitas yang kami lakukan. Ternyata banyak cara yang dapat dilakukan untuk menarik minat anak dalam memahami alat-alat transportasi. Untuk mengetahui keseluruhan pengalaman menyenangkan kami, silakan dibaca selengkapnya.

Kamis, 11 Februari 2016

Sesi Keempat Kelas Bayi Bermain 2016: Stimulasi Persepsi Visual dan Indra Vestibular


Kelas kemarin dipenuhi dengan messy play dan permainan sensori vestibular. Kira-kira kegiatannya seperti apa ya?


Dalam Kelas Bayi Bermain Sabtu lalu, Tim Rumah Dandelion telah mempersiapkan beberapa aktivitas menarik untuk kami. Ternyata permainan-permainannya tidak kalah seru dengan rangkaian kegiatan dari sesi ketiga minggu lalunya. Tujuan utama dari aktivitas yang dihadirkan diantaranya untuk merangsang persepsi visual, kemampuan motorik halus, dan stimulasi indra vestibular.

Dari manfaat tersebut, kegiatan utama kelas dibagi menjadi tiga. Aktivitas pertama dan kedua dilakukan dengan tenang sambil duduk. Sedangkan permainan utama terakhir diliputi dengan banyak kegiatan fisik. Foto di atas merupakan hasil dari messy play dalam kegiatan pertama. Menarik ya? Ayo dibaca saja untuk mengetahui keseluruhan aktivitas yang kami lakukan Sabtu kemarin.

Kamis, 04 Februari 2016

Sesi Ketiga Kelas Bayi Bermain 2016: Belajar Mengantri, Mengenal Bentuk, Dan Berkreasi Bebas

rumah-dandelion-konsep-mengantri-shape-open-ended-play

Rangkaian kegiatan yang kami alami Sabtu kemarin sungguh padat dan menyenangkan. 


Alhamdulillah, kami dapat tiba tepat waktu dalam Kelas Bayi Bermain kemarin. Sehingga kami benar-benar dapat menikmati semua permainan yang dihadirkan Tim Rumah Dandelion. Beberapa manfaat dari kegiatan-kegiatan utamanya yaitu melatih anak untuk mengantri, mengenalkan dan mencocokkan bentuk, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk berkreasi secara bebas (open-ended play).

Pada sesi di tahun 2015 lalu kami sudah pernah membiarkan anak bermain bebas dengan slime, balok-balok, dan beberapa alat bermain lainnya. Namun, kali ini open-ended play yang dihadirkan menggunakan water beads. Wah, sungguh menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu, di kelas kemarin anak-anak mulai dikenalkan dengan konsep mengantri dan mencocokkan bentuk. Ternyata mengasyikkan sekali kagiatan-kegiatannya. Mari dibaca selengkapnya keceriaan kami Sabtu kemarin.

Kamis, 28 Januari 2016

Sesi Kedua Kelas Bayi Bermain 2016: Mengupas Telur Dan Tema Transportasi

sesi-2-kelas-bayi-bermain-2016-motorik-halus-stimulasi-kognitif

Apa saja yang kami pelajari dari sesi kedua kemarin?


Sebenarnya dalam pertemuan kemarin ada tiga macam permainan utama. Namun, kami hanya mengikuti dua permainan utama terakhir karena terlambat sampai di tempat. Saat kami sampai, popok Si Teteh perlu diganti terlebih dahulu. Terdengar sesi permainan pertama dari atas. Nampaknya teman-teman sekelas sedang bermain belanja-belanjaan. Ah, sayang sekali kami tidak dapat ikut serta.

Dari sesi kemarin, kami bermain mengupas telur dan pengenalan beberapa alat transportasi. Ternyata permainan-permainan sederhana ini memiliki banyak manfaatnya lho. Silakan dibaca selengkapnya untuk mengetahui manfaat-manfaat tersebut dan keasyikan kami di hari Sabtu kemarin.

Kamis, 21 Januari 2016

Kembali Bersama Rumah Dandelion: Skrining Perkembangan Usia 18-24 Bulan


Asik, Kelas Bayi Bermain periode Januari/Maret 2016 telah dimulai. Apa saja yang dilakukan saat skrining perkembangan di pertemuan pertama kemarin?


Sebelum membahas lebih jauh mengenai kegiatan kami Sabtu kemarin, saya ingin sedikit berbagi mengenai keseluruhan pengalaman kami bersama Rumah Dandelion periode Oktober/Desember 2015. Kami merasa setiap sesi yang dilakukan di Kelas Bayi Bermain merupakan kegiatan yang sangat berharga.

Selain menjadi rutinitas yang dikhususkan untuk bermain bersama Si Teteh dan teman-teman sekelasnya, setiap pertemuan dengan Rumah Dandelion memberikan inspirasi dan motivasi untuk kami bermain dengan Si Teteh di rumah. Kami sebagai orangtua jadi lebih memperhatikan perkembangan Si Teteh dan ia pun lebih luwes dalam berinteraksi dengan teman sebayanya berkat Rumah Dandelion.

Oleh karena itu, kami memutuskan untuk ikut serta dalam periode kali ini. Yang tadinya Si Teteh tergabung dalam kelas Kupu-Kupu (usia 12-18 bulan), sekarang ia masuk dalam kelas Kepik (usia 18-24 bulan). Wah, tak sabar untuk ikut pertemuan selanjutnya di mana sesi bermain akan dimulai.

Seperti sebelumnya, periode kali ini terdiri dari satu sesi skrining perkembangan dan tujuh sesi bermain. Tidak jauh berbeda dengan sesi skrining pada periode lalu, pertemuan kemarin terdiri dari beberapa bagian. Diantaranya penjelasan tentang garis besar kegiatan seluruh periode, pentingnya skrining pertumbuhan, dan kegiatan skrining itu sendiri. Seseru apa pertemuan pertama kemarin? Silakan disimak.

Minggu, 13 Desember 2015

Sesi Ketujuh Kelas Bayi Bermain: Instruksi, Sensori Auditori, dan Kreativitas

melatih-kreativitas-memecahkan-masalah

Mengasah kemampuan menerima instruksi, menerima stimulasi auditori, dan meningkatkan kreativitas dalam memecahkan masalah, dapatkah satu sesi mencakup seluruh tujuan-tujuan ini?


Ya, tentu saja. Kemarin dalam Kelas Bayi Bermain kami melakukan beberapa permainan dengan beragam objektif. Memang satu permainan tidak dilakukan secara intensif, tetapi pengalaman singkat dalam setiap kegiatannya banyak membuka mata kami sebagai orangtua. Bagi kami, aktivitas yang dilakukan bersama Rumah Dandelion dapat dijadikan inspirasi untuk kegiatan yang kami lakukan di rumah. Terutama untuk kegiatan yang belum mahir dilakukan oleh Si Teteh.

Seberapa pentingnya mengasah hal-hal yang disebutkan di atas? Aspek-aspek yang dilatih dalam sesi ketujuh kemarin merupakan kemampuan dasar yang diperlukan oleh balita sebagai modal tumbuh kembangnya yang akan dibutuhkan saat menerima ransangan/situasi di saat dewasa nanti. Kurangnya stimulasi usia dini dapat menimbulkan gangguan atau reaksi yang kurang tepat di saat seseorang menerima stimulus yang tidak biasa dihadapi.

Intinya, kelas kemarin ini terasa sungguh padat kegiatannya. Mungkin karena suasana kelas yang terasa begitu seru membuat kami lupa waktu. Untuk mengetahui keasyikan yang kami alami kemarin, silahkan dibaca selengkapnya.

Kamis, 10 Desember 2015

Sesi Keenam Kelas Bayi Bermain: Dua Macam Cara Bermain


Tahukah teman-teman mengenai dua jenis bermain yang biasa dilakukan oleh anak-anak?


Ada dua macam cara dasar dalam bermain. Yang pertama adalah bermain secara terstruktur. Bermain terstruktur atau bermain dengan tujuan merupakan jenis permainan yang memiliki tujuan pembelajaran yang spesifik. Tujuan yang dimaksud yaitu baik mengajarkan keterampilan hidup ataupun mengasah kemampuan fisik tertentu (seperti motorik halus dan kasar). 

Sedangkan jenis bermain yang kedua, yaitu bermain bebas/tidak terstruktur. Kegiatan bebas ini terdiri dari permainan yang tidak terlalu direncanakan. Dalam permainan jenis ini anak bebas memilih sesuai dengan minat dan suasana hatinya. Aktivitas yang tidak terstruktur ini mendorong anak untuk mengikuti imajinasi, mengasah daya kreativitasnya dan mengurangi rasa bosan. 

Tim Rumah Dandelion menekankan bahwa penting untuk menjaga keseimbangan dalam menghadirkan permainan melalui dua cara tersebut. Pada sesi-sesi sebelumnya sudah banyak macam cara bermain terstruktur yang dihadirkan dalam Kelas Bayi Bermain. Namun, baru kali ini kami mendapatkan pengalaman dalam bermain bebas/tidak terstruktur. Disimak selengkapnya pengalaman kami Sabtu kemarin.

Minggu, 29 November 2015

Sesi Kelima Kelas Bayi Bermain: Melatih Kesabaran

Serukah permainan untuk mengasah kesabaran anak?


Kerap kali anak usia dini menginginkan sesuatu secara instan. Mereka pun belum dapat diarahkan untuk menunggu menggunakan konsep hitungan menit. Oleh karena itu, tema besar dari Kelas Bayi Bermain Rumah Dandelion kali ini bertujuan melatih kesabaran anak. Melalui permainan sensori anak dapat diasah kemampuannya untuk bersabar dalam berproses, menunggu antrian bermain, atau menunggu bahan-bahan permainan selesai disiapkan. 

Uhm...awalnya saya berpikir "Permainan yang berhubungan dengan kesabaran itu seru ga ya?" Ternyata sangat menyenangkan lho. Di akhir kelas kami kegerahan penuh keringat karena asyiknya bermain. Dibaca selengkapnya keseruan yang kami alami kemarin.

Minggu, 22 November 2015

Sesi Keempat Kelas Bayi Bermain: Melatih Konsentrasi Melalui Permainan Sensori



Permainan seperti apa yang dapat meningkatkan daya konsentrasi anak?


Kemampuan konsentrasi anak usia dini tergolong cukup singkat. Menurut Rumah Dandelion, anak usia 16-19 bulan seperti Si Teteh sanggup untuk konsentrasi selama 2-3 menit. Hah, ibunya menyiapkan permainan repot-repot, tapi anaknya main hanya sekejap. Eits...jangan patah semangat. Mainannya mungkin dapat disimpan untuk waktu main berikutnya. 

Tahukah teman-teman kalau daya konsentrasi anak dapat diasah? Nah, Kelas Bayi Bermain Rumah Dandelion kali ini fokus dalam melatih daya konsentrasi anak. Melalui sesi ini kami melakukan beberapa permainan sensori yang dilakukan sambil duduk. Walaupun berdiam di satu tempat, Si Teteh yang mudah bosan terlihat menikmati ragam permainannya. Ingin tahu bagaimana pengalaman kami kemarin? Disimak saja.

Minggu, 15 November 2015

Sesi Ketiga Kelas Bayi Bermain: Pengenalan Konsep Melalui Permainan


Memangnya konsep seperti apa sih yang dapat dikenalkan melalui permainan?


Dari Kelas Bayi Bermain sesi ketiga, saya baru menyadari bahwa permainan sensori dapat mengajarkan anak tentang beragam konsep, seperti banyak-sedikit, besar-kecil, bentuk, dan warna. Adapula pengenalan konsep abstrak, diantaranya remas, tuang, tumpah, menyerap, dll. Komunikasi yang dilakukan pada saat mengenalkan konsep-konsep tersebut juga dapat memperbanyak kosakata anak. 

Wah, ternyata banyak ya manfaat permainan sensori. Lalu, bagaimana dengan cara bermainnya? Mudah dan sederhana saja. Hanya butuh beberapa alat, perhatian penuh, dan kesabaran orang tua. Seperti apa pengalaman Si Teteh dalam sesi ketiga kemarin?
Happiness Through Sharing And Caring . All rights reserved. BLOG DESIGN BY Labinastudio .