Jeshita's personal journal of motherhood, fun-learning with the kid, homeschooling, muslim personal development, recipes, and other things she loves.

Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2016

Peralihan Dari Boks Bayi Ke Tempat Tidur Biasa

transisi dari crib ke kasur anak

Bagaimana pengalaman kami dalam proses transisi tempat tidur Si Teteh?


Alhamdulillah, proses pergantian tempat tidurnya Si Teteh dari boks bayi ke kasur biasa tidak ada kendala sama sekali. Si Teteh sangat menyukai tempat tidur barunya. Tanpa drama ia tidur dengan nyenyak saat malam pertama menggunakan kasur baru. 

Kami tidak menyangka proses peralihan ini dapat berjalan sangat mulus. Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya ingin berbagi beberapa hal yang kami lakukan untuk mempermudah transisi tempat tidur ini. Bagi yang tertarik, silakan disimak.

Kamis, 25 Agustus 2016

Berkah dan Hikmah Kelahiran Anak Kedua

cobaan dan nikmat kedatangan anak kedua

Bagaimana kehadiran anak kedua mempengaruhi kehidupan kami?


Kehadiran anak kedua tentu saja menambah kebahagiaan di dalam keluarga kami. Hari-hari kami semakin dipenuhi dengan canda, kasih sayang dan hiruk-pikuk kesibukan mengurus bayi, serta menemani Si Teteh yang semakin lincah. Namun, beberapa minggu sebelum proses persalinan adiknya Si Teteh - mari kita sebut dengan panggilan Si Aa (In shaa Allah masih akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan keturunan lagi...hehe) - saya sempat khawatir akan kemampuan diri ini dalam mengemban peran sebagai ibu dari dua anak.

Banyak hal yang menjadi buah pikiran saya, salah satunya didasari dari perbedaan antara kondisi fisik dan pikiran saya saat mengandung Si Teteh dibandingkan dengan saat hamil Si Aa. Saya pun khawatir mengenai proses persalinannya, apakah akan lancar? Apakah saya dapat menjadi ibu yang baik untuk kedua anak kami? Apakah saya dapat membagi kasih sayang kepada keduanya secara adil? Dan masih banyak lagi pikiran lain yang menghantui saya.

Alhamdulillah, satu demi satu kekhawatiran tersebut memudar seiring berjalannya proses persalinan. Kelahiran Si Aa memberikan makna tersendiri untuk saya dan membawa banyak berkah serta perubahan bagi kami sekeluarga. Mari disimak lebih lanjut mengenai berkah dan hikmah dari kehadiran anak kedua kami.

Kamis, 21 Juli 2016

The Terrible Twos & The Terrible Me

temper tantrum anak usia dini dua tahun

Apakah teman-teman pernah merasa frustrasi ketika anak sedang tantrum?


Begitulah kiranya yang saya rasakan selama hampir satu bulan ini. Si Teteh yang menginjak usia 2 tahun di pertengahan Juni lalu, mulai memasuki fase tantrum beberapa hari setelah hari ulang tahunnya.  Nampaknya due date kelahiran calon adiknya, yang semakin mendekat, juga ikut menjadi faktor pemicu tahap kesulitan emosional yang dialaminya.

Ini merupakan pengalaman fase ledakan emosi pertama yang kami alami. Saya cukup kewalahan dalam menghadapinya. Beberapa kali di saat Si Teteh tantrum, saya ikut tak kuasa menahan emosi. Alhamdulillah, belakangan saya mulai dapat mengembalikan rasa percaya diri saya sebagai ibu yang dapat diandalkan. Saya pun mulai menikmati kembali hari-hari bersama Si Teteh.

Namun, perjalanan baru dimulai. Hari ini bisa baik-baik saja, sedangkan esoknya badai mungkin datang kembali. Yuk, disimak pengalaman dan hikmah yang saya dapat dalam menghadapi tahapan terrible twos ini.

Kamis, 16 Juni 2016

Genap Dua Tahun Menjadi Ibu: Nikmat Terindah dan Ujian Terberat

nikmat terindah dan ujian terberat

Apa yang saya pelajari, pahami, amalkan dan relakan selama dua tahun menjadi ibu?


Luar biasa banyaknya, dari yang termudah sampai yang tersulit. Dari yang dilalui begitu saja sampai yang masih selalu terbayang dalam benak ini setiap harinya. Terkadang merasa puas dan melambung tinggi dengan pencapaian kecil dari keseharian yang saya lalui bersama Si Teteh. Namun, sering juga menyusruk terpuruk karena kesalahan/kekhilafan yang terus terulang.

Ada yang mengatakan bahwa anugerah terindah bagi wanita adalah dengan menjadi seorang ibu. Adapula yang mengatakan salah satu cobaan terbesar dalam hidup seorang wanita juga dengan menjadi ibu. Saya setuju dengan kedua hal tersebut, karena bagi saya menjalani hari-hari sebagai ibu merupakan salah satu karunia terindah dari Allah, juga perjuangan terberat. Ingin tahu lebih lanjut mengenai renungan saya di genap dua tahun usianya Si Teteh? Silakan dibaca.

Kamis, 07 April 2016

Petualangan Baby-Led Weaning Si Teteh

metode-MPASI-pilihan-keluarga

Seperti apa pengalaman Baby-Led Weaning keluarga kami selama ini ?


Penuh keceriaan dan juga penuh perjuangan. Menurut pengalaman kami, Baby-Led Weaning merupakan pilihan yang tepat sebagai metode pemberian MPASI Si Teteh. Menyenangkan, tetapi penuh lika-liku dalam proses pembelajarannya.

Tidak hanya untuk Si Teteh, tetapi juga untuk kami sebagai orangtua. Kepercayaan, kesabaran, waktu, dan kreatifitas dalam menentukan variasi menu serta cara penyimpanan makanan merupakan faktor-faktor penentu keberhasilan jalannya pemberian MPASI pertama dalam keluarga kami.

Dalam tulisan minggu lalu, saya telah membahas mengenai pengertian Baby-Led Weaning dan perbandingannya dengan metode pemberian MPASI biasa. Kali ini, saya ingin berbagi lebih detail tentang petualangan kami dalam menjalaninya. Ingin tahu lebih lanjut? Silakan dibaca.

Kamis, 31 Maret 2016

Baby-Led Weaning: Makan Sendiri Sejak Dini

pemberian-mpasi-tanpa-disuapi

Apa yang dimaksud dengan Baby-Led Weaning dan apa perbedaannya dengan pemberian MPASI cara biasa?


Semakin hari semakin banyak yang membicarakan dan menggunakan metode Baby-Led Weaning dalam pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Banyak orangtua yang masih menggunakan cara biasa dengan menyediakan MPASI dalam bentuk puree (bubur). Namun, adapula yang memilih untuk memberikan langsung makanan padat dalam bentuk sewajarnya dengan tekstur lembut tanpa harus dibuat menjadi bubur. 

Beberapa bulan belakangan, saya sering menerima pertanyaan-pertanyaan seputar pengalaman Baby-Led Weaning Si Teteh. Melalui tulisan ini saya ingin menjelaskan tentang metode yang kami gunakan dan perbandingannya dengan pemberian MPASI berbentuk puree. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, disimak.

Kamis, 24 Maret 2016

Jalan Pintas Dalam Menyapih

tips-menyapih-anak

Apakah ada jalan pintas dalam menyapih?


Ada menurut pengalaman saya, yaitu dengan hamil lagi...hehe. Memang proses menyapih Si Teteh terbantu oleh kehamilan saya saat ini. Namun, melalui tulisan ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman mengenai persiapan dan hal-hal yang saya jalani untuk menangani masa transisi menyusuinya Si Teteh.

Sebelum memulai proses menyapih saya sempat research dan menemukan beberapa hal menarik yang membantu perubahan rutinitas menyusui Si Teteh. Hal-hal yang saya lakukan cukup mudah dan sederhana, alhamdulillah manjur. Mungkin dapat bermanfaat bagi yang sedang berencana menyapih. Silakan dibaca kisah penyapihan Si Teteh.

Selasa, 22 Desember 2015

Surat Untuk Mama Tersayang


Dahulu, hari ibu biasa berlalu begitu saja. Hanya sekadar ucapan selamat hari ibu yang saya utarakan untuk mama tersayang. Namun, hari ini terasa begitu berbeda karena dipenuhi rasa rindu yang sangat dalam.


Surat ini ditulis untuk mengenang mama tersayang yang telah pergi lebih dulu menemui Allah SWT bulan April lalu. Menjelang hari ibu, rasa kangen yang berlebihan merasuki hati ini. Hal tersebut memotivasi saya untuk berbagi melalui tulisan ini.

Sesungguhnya surat ini saya tujukan untuk teman-teman pembaca. Dengan harapan agar setelah membacanya teman-teman yang masih memiliki ibu terdorong untuk lebih sering mencurahkan kasih sayangnya. Juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibunda tercinta. 

Sedangkan bagi mereka yang sudah ditinggalkan, saya ingin mengajak untuk lebih giat dalam mendoakan dan beramal ibadah. Agar ibu yang kita sayangi senantiasa diberikan kesejukan dan dilapangkan kuburnya oleh Allah. Aamiin. Yuk, dibaca selengkapnya surat ini.

Kamis, 17 Desember 2015

Sleep Training Menyelamatkan Kami


Bagi kami, sleep training bukanlah melatih anak untuk tidur sendiri. Namun, merupakan pendisiplinan diri sebagai orangtua dalam menerapkan pola tidur yang sehat untuk anak dan secara konsisten menghadirkan rutinitas yang mendukungnya.


Mungkin ada diantara teman-teman yang berpikiran bahwa sleep training itu menyiksa. Ataupun ada yang merasa hal ini bertentangan dengan attachment parenting, yang menjunjung co-sleeping (tidur dekat bayi). Prinsip tersebut sangat anti pula terhadap training (pelatihan) bayi berdasarkan jadwal ataupun cara menidurkan bayi dengan metode cry-it-out.

Cry-it-out (membiarkan anak menangis sampai tertidur) hanya salah satu dari sekian banyak cara. Masih ada metode-metode lain yang jauh lebih halus. Keluarga kami pun tidak menggunakan cara tersebut. Kami mencoba beberapa cara di awal pelaksanaan sleep training. Kemudian memilih dan mengembangkan metode yang paling sesuai seiring berjalannya waktu.

Menurut kami tidak ada yang salah atau benar dalam memilih cara menidurkan bayi/anak. Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita sebagai orangtua menciptakan pola tidur yang baik. Sehingga anak bertumbuh kembang dengan sehat dan memiliki perilaku yang baik. Silakan dibaca selengkapnya bagaimana sleep training telah menyelamatkan kehidupan awal kami sebagai orangtua.

Happiness Through Sharing And Caring . All rights reserved. BLOG DESIGN BY Labinastudio .