Bagi kami, sleep training bukanlah melatih anak untuk tidur sendiri. Namun, merupakan pendisiplinan diri sebagai orangtua dalam menerapkan pola tidur yang sehat untuk anak dan secara konsisten menghadirkan rutinitas yang mendukungnya.
Mungkin ada diantara teman-teman yang berpikiran bahwa sleep training itu menyiksa. Ataupun ada yang merasa hal ini bertentangan dengan attachment parenting, yang menjunjung co-sleeping (tidur dekat bayi). Prinsip tersebut sangat anti pula terhadap training (pelatihan) bayi berdasarkan jadwal ataupun cara menidurkan bayi dengan metode cry-it-out.
Cry-it-out (membiarkan anak menangis sampai tertidur) hanya salah satu dari sekian banyak cara. Masih ada metode-metode lain yang jauh lebih halus. Keluarga kami pun tidak menggunakan cara tersebut. Kami mencoba beberapa cara di awal pelaksanaan sleep training. Kemudian memilih dan mengembangkan metode yang paling sesuai seiring berjalannya waktu.
Menurut kami tidak ada yang salah atau benar dalam memilih cara menidurkan bayi/anak. Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita sebagai orangtua menciptakan pola tidur yang baik. Sehingga anak bertumbuh kembang dengan sehat dan memiliki perilaku yang baik. Silakan dibaca selengkapnya bagaimana sleep training telah menyelamatkan kehidupan awal kami sebagai orangtua.