Seperti apa sih area bermain ala Montessori? Bagaimana kami menyiapkannya?
Perlu saya tekankan bahwa kami ini bukan keluarga Montessori. Kami hanya mengambil sebagian ide dari beberapa konsepnya, yang dianggap sesuai dengan pandangan atau keperluan keluarga kami. Bahkan tadinya kami menggunakan pagar bayi di saat Si Teteh mulai merangkak. Kami tidak dapat membuat seluruh area rumah menjadi babyproofed (baca: aman untuk dieksplorasi), disebabkan oleh beberapa hal menyangkut rumah kami. Sehingga pagar bayi menjadi solusi termudah, tadinya.
Di saat Si Teteh sudah mulai berjalan, kami harus mencari ide baru. Tidak mungkin ia terus di dalam pagar. Namun, di sisi lain bagaimana menyiasati agar ia tidak terlalu tertarik ke area-area yang berbahaya, seperti tangga melingkar yang posisinya sangat sulit untuk dipagari, tempat colokan lstrik, dan sistem perkabelan yang malang-melintang karena kondisi rumah yang sudah tua.
Kemudian saya melakukan research dan bertemulah dengan video "Bring Montessori To Your Home" oleh Voila Montessori. Video tersebut menjelaskan tentang beberapa ruangan yang penting untuk dihadirkan dalam keseharian keluarga Montessori. Dari sinilah saya mendapat ide untuk merubah area bermain Si Teteh. Dengan harapan ia dapat bebas bereksplorasi, tetapi fokus utamanya tetap di dalam/sekitar area bermain.
